iklan header

Cara Lolos SNMPTN 2017






INDIKATOR PENILAIAN SNMPTN

Hal pertama yang harus kamu pahami jika ingin memaksimalkan penilaian SNMPTN adalah kamu harus mengetahui apa saja yang menjadi pertimbangan dan penilaian untuk kelulusan di SNMPTN itu.

Selama ini banyak yang menganggap bahwa SNMPTN itu hanya cuma bagus-bagusan nilai raport, sehingga banyak sekolah yang menaikkan nilai KKMnya atau “meninggi-ninggikan” nilai siswanya. Banyak anak dari Sekolah antah berantah nilai Fisika atau Ekonominya 95 atau mendekati 100. Sementara di sisi lain, anak-anak dari sekolah tertentu yang cenderung disiplin pada sistem penilaian mengeluh karena mendapat nilai 85 di sekolahnya saja susahnya minta ampun.

Nah jika bukan nilai raport apa dong yang jadi penilaian SNMPTN?
Setiap sekolah mempunyai standar berbeda-beda mengenai nilai. Ada yang standarnya tinggi ada yang rendah. Ada juga yang dulunya pelit memberikan nilai, tapi berhubung SNMPTN memakai nilai raport, maka nilai-nilainya pada diobral. Berdasarkan hal tersebut, kalau PTN cuma melihat mentah-mentah nilai raport, tentu siswa yang lolos belum diseleksi secara fair. Maka dari itu, selain nilai raport dilihat juga faktor lain, yaitu: indeks sekolah. Dalam kalimat lain, PTN pun selain melihat nilai yang ada di raport juga akan melihat siapa pihak yang mengeluarkan raportnya.

Sekarang kita bicara soal indikator seleksi SNMPTN, sebenernya penilaian SNMPTN dilakukan secara tertutup, jadi indikator penilaian tidak akan dipublikasikan secara rinci. Tapi ada juga beberapa PTN yang mempublikasikan kriteria penilaian mereka, itupun kriteria yang umum.

Secara umum PTN lain akan menggunakan cara yang kurang lebih sama dalam menilai berkas-berkas pendaftaran kalian, meskipun tiap PTN bakal punya kebijakan tersendiri. Berikut ini beberapa hal yang (kemungkinan besar) menjadi kriteria penilaian SNMPTN berdasarkan publikasi di atas :
1. Faktor Kualifikasi Siswa
Merupakan capaian siswa selama sekolah, dengan beberapa poin yang bisa menjadi penilaian antara lain:

  • Nilai raport, meliputi besar nilai, konsistensi, rata-rata, nilai mapel tertentu
  • Prestasi siswa: piagam tingkat internasional, nasional, propinsi, kabupaten/kota, tidak ada prestasi.
  • Nilai Ujian Nasional (sesuai dengan Surat Edaran Menteri terbaru)


2. Faktor Indeks Sekolah
Merupakan nilai sekolah di suatu PTN. Indeks SMA X di PTN A bisa berbeda dengan indeks SMA X di PTN B. Beberapa poin yang bisa menjadi penilaian untuk kategori ini antara lain:
1. Akreditasi: A, B, C, Tanpa akreditasi
2. Jenis kelas: Akselerasi, RSBI, Reguler
3. IPK dan prestasi alumni di PTN yang dituju di PTN yang bersangkutan
4. Nilai SBMPTN tahun sebelumnya di PTN yang bersangkutan
5. Banyak diterima di SNMPTN tahun sebelumnya di PTN yang bersangkutan
6. Track record sekolah di PTN yang bersangkutan
7. Prestasi sekolah tingkat daerah/nasional/internasional.

3. Faktor Pemerataan Daerah
Merupakan kebijakan PTN untuk memberikan kuota/jatah kepada daerah yang kelak setelah lulus diharapkan bisa memajukan/berkontribusi untuk daerah asal. Jadi bisa jadi beberapa siswa di daerah terpencil di Indonesia mendapatkan “jatah” daerah, meskipun sebetulnya nilai raport dan indeks sekolah mereka relatif tidak sebaik para pesaing peserta SNMPTN lain yang ada di kota besar.

Perlu diingat bahwa faktor penilaian yang ada di atas merupakan perpaduan dari berbagai PTN. Artinya bisa saja PTN A tidak memperhitungkan Nilai SBMPTN tahun sebelumnya misalnya atau PTN B tidak memperhitungkan Prestasi Sekolah, atau bahkan ada kriteria penilaian lain di luar poin di atas. Tapi pada umumnya kurang lebih sudah dijabarkan diatas.

Aturan Khusus tiap PTN
Yang perlu kalian perhatikan juga adalah aturan khusus masing-masing PTN. Di SNMPTN untuk lintas jurusan diatur oleh masing-masing PTN, jadi kalian mesti cek di website SNMPTN apabila hendak mengambil jurusan di bidang yang berbeda dengan SMA/SMKnya. cekidot di http://www.snmptn.ac.id/

Selain itu, khusus ITB terdapat formulir peminatan bagi calon mahasiswa yang hendak mengambil jurusan tertentu. Tidak seperti PTN lain, sistem penerimaan ITB membatasi pilihan hanya sampai ke Fakultas, namun apabila hendak memilih jurusan tertentu, maka kamu bisa mengisi form peminatan ITB tersebut.
Jadi berdasarkan hal di atas, kamu para pejuang PTN 2017 haruslah rajin-rajin cek di di web PTN pilihanmu, apakah terdapat aturan khusus maupun tambahan atau tidak.

Ujian Nasional juga mempengaruhi kelulusan di SNMPTN. Seberapa besar pengaruhnya?  Hanya Allah Swt dan panitia SNMPTN yang tahu.

Semangat Berjuang Dan Berusahalah !!! Salam Perjuangan!!!

Belum ada Komentar untuk "Cara Lolos SNMPTN 2017"

Posting Komentar

Silakan berikan komentar jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel